Labkesmas Baturaja dan Dinas Pendidikan OKU Jajaki Kerja Sama Penguatan Program Kesehatan Sekolah
Pada Rabu (11/03) pagi, Loka Labkesmas Baturaja melakukan kunjungan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dalam rangka memperkuat berbagai program kesehatan yang selama ini telah dilaksanakan di lingkungan sekolah. Program tersebut di antaranya Wisata Ilmiah, surveilans jentik di lingkungan sekolah, surveilans anemia pada siswi, surveilans narkotika pada remaja, serta surveilans kecacingan pada siswa sekolah dasar.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Kepala Loka Labkesmas Baturaja, Anif Budiyanto, SKM., M.Epid., didampingi Kepala Subbagian Administrasi Umum Aprioza Yenni, S.Sos., M.A., Ketua Tim Kerja Mutu, Penguatan SDM dan Kemitraan Febriyanto, SKM., M.Bmd., dan anggota serta Ketua Tim Kerja Surveilans Milana Salim, S.Si., M.Sc. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU, Kadarisman, S.Ag., M.Si., beserta Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Sekolah Menengah Pertama (SMP), H. Ade Ridwan, S.Pd., MM dan Kepala Seksi Kurikulum Bidang Sekolah Dasar (SD), Bobby Rahmadi, S.E.PER., M.Pd
Dalam pertemuan tersebut, Anif Budiyanto menyampaikan bahwa salah satu fokus penguatan program yang dibahas adalah Wisata Ilmiah yang telah dilaksanakan sejak tahun 2018. Program ini merupakan kegiatan edukasi kesehatan bagi pelajar yang berfokus pada pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pengenalan vektor penular penyakit, yaitu nyamuk Aedes aegypti.
Melalui kegiatan ini, para siswa diajak mengenal lebih dekat tentang perilaku nyamuk penular DBD, tempat berkembang biak nyamuk, serta langkah-langkah pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang efektif dan efisien.
Dengan pendekatan edukatif dan interaktif, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya PSN DBD untuk mencegah terjadinya penularan DBD di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Anif Budiyanto juga menyampaikan bahwa Labkesmas Baturaja berencana memperluas sasaran kegiatan Wisata Ilmiah yang sebelumnya ditujukan bagi siswa tingkat SD dan SMP menjadi mulai dari PAUD hingga SMA. Hal ini diharapkan dapat mendorong siswa yang telah mengikuti kegiatan tersebut untuk berperan sebagai Juru Pemantau Jentik (Jumantik) sekolah, sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan di lingkungan pendidikan.
Menambahkan hal tersebut, Febriyanto menyampaikan gagasan yang juga merupakan aspirasi dari sejumlah kepala sekolah agar kegiatan jumantik dapat dimasukkan sebagai materi dalam pembelajaran sekolah melalui muatan lokal. Gagasan tersebut diharapkan dapat menjadi tindak lanjut dari kegiatan Wisata Ilmiah dan nantinya dapat dituangkan dalam bentuk kerja sama antara Labkesmas Baturaja dan Dinas Pendidikan Kabupaten OKU.
Menanggapi hal tersebut, Kadarisman menyambut baik kunjungan serta berbagai program yang telah dilakukan Labkesmas Baturaja di sekolah-sekolah.
Beliau menyampaikan bahwa pihaknya membuka peluang untuk bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi sekolah, khususnya dalam upaya meningkatkan pengetahuan kesehatan peserta didik. Kadarisman juga menyampaikan apresiasi atas berbagai kegiatan yang telah dilakukan Labkesmas Baturaja di sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten OKU, seperti surveilans kecacingan, anemia pada remaja putri, serta narkotika.
Terkait rencana penguatan program jumantik di sekolah, Kadarisman menyampaikan bahwa apabila program tersebut akan diformulasikan dalam bentuk kerja sama maupun dimasukkan sebagai muatan lokal, Labkesmas Baturaja dapat berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait di Dinas Pendidikan untuk membahas skema pelaksanaannya.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Labkesmas Baturaja dan Dinas Pendidikan Kabupaten OKU dalam meningkatkan edukasi kesehatan bagi siswa serta mendorong peran aktif sekolah dalam upaya pencegahan penyakit sejak dini.(df)
11 Mar 2026
11 Mar 2026
11 Mar 2026
11 Mar 2026